Kenapa Batam Sering Mengikuti Konsep Orang dan Membuat Produk KW? Fenomena "menjiplak tren bisnis" bukan hal baru di kota berkembang—tapi kenapa di Batam terasa lebih ngejreng ? Yuk, kita kupas alasannya: 🔍 1. Lokasi Strategis & Pasar Eksperimen Batam memiliki posisi geografis yang sangat strategis, dekat dengan Singapura dan Malaysia. Hal ini membuat: - Tren global cepat masuk ke Batam. - Masyarakatnya lebih terbuka terhadap hal baru. - Namun karena daya beli yang beragam, produk KW jadi lebih “masuk” ke kantong masyarakat lokal. 🏗️ 2. Minimnya Inovator, Banyak Eksekutor Batam lebih dikenal sebagai kota industri dan perdagangan, bukan sebagai kota kreatif seperti Bandung atau Yogyakarta. Maka dari itu: - Banyak pelaku bisnis lebih pragmatis: “Yang penting laku.” - Mereka lebih jago meniru konsep yang sudah terbukti berhasil daripada menciptakan sesuatu yang benar-benar baru. 💸 3. Ingin Ikut Tren Tapi dengan Modal Minim Membangun brand dari nol itu mahal...
A Gen Z personal blog by an architecture graduate & visual creator, sharing stories, opinions, and insights about life, career, and creative journeys. From design and everyday life in Jakarta to new beginnings in Singapore—this is where I share, reflect, and grow